1 fotoTentang
Rumah makan legendaris yg menyediakan aneka macam hidangan spesial khas Hakka dengan resep kuno.
Aksesibilitas
- โKursi khusus pengguna kursi roda
- โTempat parkir khusus pengguna kursi roda
- โDukungan instalasi bantu dengar
- โPintu masuk khusus pengguna kursi roda
- โToilet khusus pengguna kursi roda
Opsi layanan
- โPesan antar
- โBawa pulang
- โMakan di tempat
Keunggulan
- โPerapian
Penawaran
- โBir
- โKopi
- โMakanan halal
- โPilihan menu vegetarian
Pilihan makan
- โSarapan
- โMakan siang
- โKatering
- โHidangan penutup
- โTempat duduk
- โLayanan pesan di meja
Fasilitas
- โToilet
- โWi-Fi
- โWi-Fi Gratis
Tipe pengunjung
- โRamah keluarga
Perencanaan
- โWajib reservasi
- โMenerima reservasi
Pembayaran
- โKartu debit
- โPembayaran seluler dengan NFC
- โKartu kredit
Anak-anak
- โKursi tinggi
- โMenu anak
Parkir
- โSulit menemukan tempat parkir
- โParkir di jalan berbayar
Galeri
Ulasan (1033)
Jie Chen
marsudi 74
Beneran enak sesuai dengan harganya yg mehong terutama Lindu Cah Fumak dan Kulo kuahnya gurih nampol gak bersisa, lokasi nylempit sempat ragu krn gang masuk sepi banget seperti masuk area rawan di jam 15.00 tanpa cctv walau ada gardu jaga tapi kosong. Jangan lupa jus jeruk. <strong>Layanan:</strong> Makan di tempat <strong>Tarif per orang:</strong> Rp 125.000โ150.000 <strong>Ukuran grup:</strong> 3-4 orang <strong>Waktu tunggu:</strong> Maks 10 menit
Vania Winona Setiawarman
Kami datang untuk makan siang lebih awal sekitar pukul 11 (ternyata itu kuncinya), lain kali akan ke sana pukul 10.30. Tempatnya kecil dan kalau penuh, Anda tidak bisa makan dengan tenang. Hal lain adalah di gang kecil, sulit ditemukan, tetapi pengalaman saya cukup mudah. TETAPI, untuk makanannya, semua kesulitan itu sepadan. Saya akan memesan ayam rebus, belut, dan sup. Pemiliknya juga orang yang baik, begitu Anda mengobrol dengannya.
Vania Winona Setiawarman
Kami datang untuk makan siang lebih awal sekitar pukul 11 (ternyata itu kuncinya), lain kali akan ke sana pukul 10.30. Tempatnya kecil dan kalau penuh, Anda tidak bisa makan dengan tenang. Hal lain adalah di gang kecil, sulit ditemukan, tetapi pengalaman saya cukup mudah. TETAPI, untuk makanannya, semua kesulitan itu sepadan. Saya akan memesan ayam rebus, belut, dan sup. Pemiliknya juga orang yang baik, begitu Anda mengobrol dengannya.
danny ardiono
Henry Widjaya
danny ardiono
Joseph H
Lezat dan otentik <strong>Tarif per orang:</strong> Rp 75.000โ100.000 <strong>Tingkat kebisingan:</strong> Tenang, mudah untuk bicara <strong>Ukuran grup:</strong> 3-4 orang <strong>Waktu tunggu:</strong> Tidak menunggu
Sutomo Juwono
Ini adalah restoran Cina dengan masakan gaya Hakka. Tidak mudah menemukan makanan serupa dengan rentang harga yang ditawarkan. Wongsan Cah Fumak(ikan air tawar yang dimasak dengan sayuran Cina) Saklon Sayur Asin (Kaki katak dengan sayur petik) Bakso Kuah (sup bakso ikan/babi) Mun Mien (mie matang dengan daging babi dan ayam) Puyunghai (telur dadar daging kepiting? Bistik sapi (steak daging sapi ala Cina) Merupakan salah satu hidangan favorit di sini. <strong>Layanan:</strong> Makan di tempat